Jumat, 03 Desember 2021
Home »
» METODE BARINGAN SILANG
METODE BARINGAN SILANG
Tonton juga penentuan posisi menggunakan baringan geser
Baringan silang adalah penentuan posisi kapal dengan menggunakan dua buah benda darat seperti mercu suar, tanjung atau puncak gunung, dengan cari mengambil sudut baringan dari kedua benda darat tersebut dengan menggunakan Azimut sircle. Pengambilan sudut baringan dilakukan dalam waktu yang hampir bersamaan guna untuk mendapatkan posisi kapal yang akurat.
Ada tiga hal yang harus diperhatikan sebagai syarat dalam baringan silang yaitu :
Benda baringan harus lebih dari satu
Selisi antara kedua garis baringan lebih besar dari 30°
kedua benda tersebut terdapat dalam peta
Bila kedua syarat tersebut di atas tidak terpenuhi maka kita tidak bisa menentukan posisi kapal dengan menggunakan baringan ini, atau ketika terdapat dua buah suar namun memiliki selisih garis baringan yang kurang dari 30° maka posisi kapal yang kita dapatkan tidak akurat. Sehingga hal ini akan berdampak buruk bagi keamanan navigasi kapal.
Pada baringan silang posisi kapal dapat ditentukan dengan membaring kedua benda baringan, sehingga kedua garis baringan dari benda baring tersebut akan saling memotong pada satu titik. Perpotongan garis baringan 1 dan garis baringan 2 tersebut adalah posisi kapal.







0 comments:
Posting Komentar